mungkin ini bisa mendukung anda yang kembali ada masalah ingin bikin surat sah
jangan sampai cemas saya punyai pemecahannya dengan bertandang di situs saya

Dalam kesibukan atau kesibukan yang berbentuk sah, seperti di sekolah maupun Dinas Pendidikan tentunya satu surat sah tidak perihal yang asing serta bahkan juga seringkali digunakan sehari-hari. Surat sah memiliki fungsi jadi sarana komunikasi yang memberikannya info pada pihak lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya dengan cara hukum. Perumpamaannya seperti, surat sah perusahaan, surat permintaan, surat pemberitahuan, sekolah dan lain-lain.

Walau pada intinya sekarang ini pemakaian surat udah jarang diperlukan dalam soal pribadi, sebab udah ada pesan singkat lewat mobile phone. Tetapi untuk kesibukan yang berbentuk resmi, seperti sekolah, kerja sama-sama usaha antar perusahaan, OSIS, tentunya memakai surat sah sebab kalau cuma memakai pesan singkat mobile phone tdk sopan serta tdk professional. Jadi, pemakaian surat sah lebih dikedepankan dalam kesibukan atau kesibukan yang berbentuk resmi, seperti contohnya surat kuasa.

Contoh kenyataannya merupakan kala di mana kita mesti membuat sesuatu surat sah disaat kala pihak organisasi satu perusahaan ingin mengundang pertemuan atau rapat dengan sejumlah perusahaan lainnya. Tentunya surat dengan tema spesifik ini akan begitu berfaedah untuk si penerima surat itu untuk tahu serta menyadari kesibukan apakah yang ingin dijalankan. Serta lakukan pertimbangan apa terima pertemuan itu. Serta dibawah ini merupakan himpunan contoh dari surat yang berbentuk sah yang Espilen Situs informasikan untuk Anda.

Mengenai Tanda-tanda Surat Sah merupakan seperti berikut:
Surat memakai bahasa yang baku
Ada Kop Surat
Tanggal Surat alamat arah
Mempunyai Nomer Pengarsipan
Perihal, ialah pemberitahuan berkenaan isi surat
Mesti di tandatangani serta dibubuhi stempel lembaga/tubuh.perusahaan
Ada tembusan surat (apabila memang perlu)

1. Kepala Surat

Menurut Kosasih (2003: 21), sama dengan namanya kepala surat terdapat pada sisi atas isi surat. Fungsinya jadi jatidiri diri untuk lembaga atau instansi yang perihal. Dalam kepala surat tercantum jatidiri seperti berikut:
Nama lembaga atau instansi.
Simbol atau logo lembaga atau instansi.
Alamat.
Kode surat.
Nomer telephone; nomer faksimile.
Kode Pos.

2. Tanggal Surat

Tanggal surat ditulis sejajar dengan nomer surat. Perhafikan contoh penullsan tanggal surat dibawah ini.
Bantaeng, 20 November 2013
28 November 2013

3. Nomer Surat

Tiap-tiap surat sah yang keluar umumnya dikasih nomer, soal ini dimaksud nomer verbal. Teknik pemberian serta tulisan nomer berbagai macam sama dengan kebutuhan semasing dari perusahaan atau lembaga itu. Nomer surat ditulis sisi kiri, sejajar dengan tanggal surat. Nomer surat adalah kode yang berfaedah seperti berikut.
Meringankan pengaturannya jadi arsip.
Meringankan penunjukan pad a waktu rnenqadakan jalinan surat menyurat.
Meringankan mencari surat itu kembali jika dibutuhkan.
Meringankan pada petugas kearsipan dafam menggolongkan atau mengklasifikasikan surat sama dengan sifatjenis surat untuk penyirnpanan.
Tahu berapakah jumlah surat yang keluar pada satu periode (balan ataupun tahun).

4. Lampiran

Lampiran surat merupakan dokumen-dokumen yang diikutkan ke surat, sebab miliki keterkaitan dengan isi surat. Dokumen-dokumen yang diikutkan itu berbagai macam sama dengan sangkutannya pada isi surat. Guna lampiran merupakan seperti berikut.
Untuk tahu adakah dokumen-dokumen atau berkas yang diikutkan dalam surat yang ada hubungannya dengan isi surat.
Untuk periksa apa berkas yang di terima itu banyak sama seperti terdaftar dilampiran ataukah tidak.
Meringankan pada penerima surat, jika ada perihal yang dibutuhkan dengan selekasnya, tak perlu kembali minta pada pengirim surat sebab dokumentersebut udah ada.

5. Perihal atau Tentang

Pada surat sah baiknya tetap tercantum pokok-pokok atau pokok dalam surat, yang dimaksud perihal. Menurut Kosasih (2003: 25), perihal surat bermakna soa! atau masalah yang dibicarakan dalam surat. Perihal surat bisa disamakan dengan judul karangan. Oleh lantaran itu, teknik penulisannya lantas tdk jauh dari teknik tulisan judul karanganbiasa, ialah seperti berikut:
Judul ditulis dengan singkat, jelas, serta menarik.
Berwujud kata atau frase, bukan kalimat.
Huruf pertama pada tiap-tiap tukasnya mesti ditulis dalam huruf kapital. Contoh; Perihal: Skedul Ujian Sekolah
Perihal dalam surat berfaedah seperti berikut.
Tahu terlebih dulu apakah yang dibicarakan serta dipermasalahkan dalan surat.
Penerima atau pembaca miliki deskripsi terlebih dulu singkatnya, sebelum tahu keseluruhannya isi surat.

6.Tulisan Alamat pada Surat

Tulisan alamat pada surat ada dua ragam, ialah seperti berikut.
Alamat Luar pada Sampul: Alamat luar pada sampul merupakan alamat yang ditulis pada sampul surat. Alamat pada sampul surat memiliki fungsi jadi penunjuk dalam memberikan surat pada yang punya hak menerimanya. Yang butuh jadi perhatian dalam tulisan alamat sampul surat merupakan seperti berikut.
Grup kata yang terhormat dipersingkat Yth.
Huruf awal pada singkatan Yth. ditulis dengan huruf kapital,
Tulisan alamat didahului kata pada.
Akhir singkatan yang terhorrnat memakai sinyal titik (Yth.).

Contoh:
Pada
Yth. Direktur PT Zakapedia
Jalan Bungung Barania 34
Bantaeng
Alamat Pada dalam Surat: Alamat dalam surat merupakan alamat yang ditulis pada kertas surat. Fungsinya jadi pengatur untuk penerima surat jika dianya sendiri yang punya hak terima surat itu. Untuk pengirim surat, alamat dalam memiliki fungsi untuk tahu kecocokan alamat yang dituju waktu proses pemasukan surat ke amplop surat. Alamat pada dalam surat pun berfaedah untuk penunjuk langsung untuk si penerima, anjuran untuk petugas kearsipan berkenaan oleh karena ada metode penyimpanan serta penemuan kembali surat berdasar pada objek surat, serta bisa digunakan jadi alamat luar jika memanfaatkan amplop berjendela. Aturan tulisan alamat surat sisi dalam merupakan seperti berikut.
Tdk didahului kata Pada.
Memakai kata Yth.
Memakai unit kerja.
Nama tempat pada alamat dituju tdk didahului kata depan di.
Contoh:
Yth. Lurah
Kelurahan Jetis Jalan Samanhudi 14, Semarang
Cap Surat atau Stempel Surat: Pada surat-surat sah, baik itu surat niaga rnaupunsurat dinas pemerintahan, cap mesti dibubuhkan pada suatu surat, sebab cap pun adalah sinyal sahnya satu surat.

7. Salam Pembuka

Salam pembuka adalah sinyal hormat pengirim surat sebelum dia “bicara” dengan cara terdaftar. Dalam surat sah yang biasa diperlukan jadi salam pembuka yakni Dengan hormat, (Jianqan dipersingkat Dh. Atau DH.) yang ditulis segaris lurus dengan baris-baris yang lain. Salam pembuka Assalamualaikum Wr. Wb. digunakan dengan cara pribadi pada kantor/instansi yang bersangkut-paut dengan agama Islam.
Catatan:
Di belakang salam pembuka tetap dibubuhkan sinyal koma (,). Ini udah adalah satu tradisi dalam surat-menyurat Indonesia. Dalam surat-menyurat Amerika, di belakang salam pembuka tetap dibubuhkan sinyal baca titik dua (:). Tampaknya tulisan sinyal baca di belakang salam pembuka surat, baik dengan koma ataupun dengan titik dua, sebatas menurut tradisi.
Salam pembuka Dengan hormat kalau tdk diperlukan dengan cara sendiri-sendiri, baiknya dimasukkan ke kalimat pertama pembuka surat (alinea pertama).

8. Isi Surat

Isi surat kebanyakan terdiri atas tiga sisi, ialah seperti berikut.
Pembukaan: Pembukaan diperlukan untuk menqantar serta mengundang perhatian pembaca pada inti surat. Karena itu diperlukan kalimat-kalimat pembuka yang sama dengan tujuan atau arah surat.
Untuk mengupas atau membalas surat yang di terima, digunakan kalimat-kalimat pembuka, contohnya: Membalas. (menjawab) surat Saudara tertanggal 19 September 2012 No. 150/OBS1.2012, Dengan adanya ini kami berikan tahukan jika….
Untuk surat-surat yang berisi satu pemberitahuan, permohonan, pertanyaan, serta yang semacam dengan itu, digunakan kalimat pembuka contohnya: Dengan adanya ini kami berikan tahukan jika….
Untuk menunjuk suatu hal sebagai basic membuat surat digunakan kalimat pembuka contohnya: Berdasar pada hasil rapat banyak ketua jurusan pada tanggal 9 Juli 2013, dengan adanya ini diberitakan jika
Untuk mengatakan arah yang akan dilakukan bisa digunakan kalimat pembuka contohnya: Dalam rencana memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013, SMA Negeri 2 Bantang akan menghadirkan rangkaian acara seperti berikut. .
Isi surat yang sebetulnya berisi suatu hal yang diberitakan, dikemukakan, ditanyakan, diperintah, dsb yang dikatakan pada penerima surat. Oleh lantaran itu, disaat menuis surat kita mesti mencermati perihal dibawah ini.
Tentukan dulu tujuan yang diberitakan, dikemukakan, ditanyakan, diperintah, dsb dengan cara jelas.
Tentukan barisan tujuan surat itu dengan cara sistematis serta objektif.
Tuliskanlah tujuan surat itu dalam alinea-alinea yang pasti.
Hindarkanlah pemanfaatan akronim serta singkatan-sinqkatan yang belum juga umum, lebih-lebih yang ditulis cuma atas niat sendiri.
Sebaiknya diperlukan bahasa Indonesia yang benar dan baik, simpel, lugas, sopan, serta menarik.
Sedapat-dapatnya jauhi prnenggunaari beberapa kata asing atau beberapa kata daerah hingga berasa keasing-asingan atau kedaerah-daerahan, terkecuali yang belurn ada padanannya dalam bahasa Insonesia
Sebaiknya digunakan bentuk surat yang pas atau pas serta menarik.
Sebaiknya diketik serapi-rapinya, hindari disaat yang bertumpuk-tumpuk.
Sebaiknya ditulis dengan ejaan yang benar,

9. Penutup Surat

Penutup surat adalah ringkasan yang memiliki fungsi jadi kunci isi surat. Kebanyakan berisi perkataan terima kasih pada segala hal yang dikemukakan dalam isi surat. Mestinya penutup surat itu ditulis dengan cara jelas serta singkat. Lihat contoh penutup surat sama dengan dalamnya dibawah ini. ”
Untuk mengatakan perasaan terima kasih bisa digunakan kalimat-kalimat penutup; Atas perhatian Bapak/Saudara, kami katakan terima kasih; Atas perhatian serta pertolongan Bapak/Saudara, kami katakan terima kasih; Atas datangnya Bapak/Saudara, kami katakan terima kasih.
Untuk perlihatkan satu realita yang sudah di jelaskan awal mulanya, bisa digunakan kalimat-kalimat penutup, contohnya; Sekianlah kami berharap serta atas perhatian Saudara, kami katakan terima kasih.
Untuk menyakan satu impian bisa digunakan kalimat-kalimat pembuka contohnya; Kami berharap, mudah-mudahan kerja sama yang udah baik ini bisa kita bina serta kita tambahkan selalu.
Untuk mengatakan suatu hal yang dinantikan bisa digunakan kalimat penutup, contohnya; Sekalian menunggu balasan Saudara, kami katakan terima kasih; Sekalian menunggu penggilan Bapak, kami katakan terima kasih.

10. Salam Penutup

Salam penutup surat dinas/resmi pernerintahan dengan menuliskan perihal tersebut.
Nama jabatan (Kepala Sekolah, Kepala Dinas, dsb).
Tanda-tangan.
Nama jelas.
Nomer Induk Masyarakat (NIP).

11. Tembusan

Tembusan merupakan salinan-salinan surat yang’dikirimkan pada beberapa pihak lainnya yang sehubungan dengan isi surat. Tembusan ditulis pada sisi bawah sisi kiri. Contoh: .
Tembusan pada:
Camat Tarakan Barat
Lurah Kelurahan Karang Balik Tarakan Barat

12. Bahasa Surat Sah yang Baik serta Benar

Surat yang berbentuk sah atau dinas mesti mencermati bahasa yang dipergunakannya. Bahasa surat sah semestinya mempunyai dua ketentuan, ialah bahasa baku, serta bahasa efisien (Suprapto, 2006:5).
Bahasa Baku:Disaksikan dari pojok bentuk lahirnya, karena itu bahasa surat mesti memakai bahasa baku. Bahasa baku merupakan bahasa yang disadari kebenarannya menurut pedoman yang udah dilazimkan. Pemanfaatan bahasa baku bisa dikenali dari sejumlah unsur, salah satunya dari tulisan (ejaan), pemanfaatan kata, serta susunan kalimat.


Bahasa Efisien:Disaksikan dari sisi pencurahan perasaan atau inspirasi, karena itu bahasa surat yang baik memanfaatkan bahasa yang efisien. Bahasa efisien merupakan bahasa yang dengan cara pas bisa meraih sasarannya. Bahasa efisien ini bisa didapati serta dikenali dari pemanfaatan kalimat simpel, singkat, tegas, serta menarik.
Simpel:Simpel bermakna bersahaja, lugas, ringan, tdk berbelit, baik pemanfaatan beberapa kalimatnya ataupun kalimat-kalimatnya. Karena itu, mestinya digunakan beberapa kata yang biasa serta umum.
Singkat:Kalimat yang singkat kebanyakan lebih tegas serta ringan dlpahaml.dan kalimat yang panjang umumnya lemah serta kabur dan tdk cepat dimengerti tujuannya.
Jelas:Jelas bermakna tdk samar-samar, tdk mencurigakan, tdk mendua arti, ataukah tidak mengundang salah perkiraan.
Sopan:Sopan bermakna hormat dengan takzim, tertata menurut rutinitas yang baik, atau baik sikapnya. Dalam surat-menyurat sah bahasa sopan itu dapatdicapai denqan sejumlah contohnya; Memakai beberapa kata yang sopan/halus, Memakai kata sapaan atau kata tukar, Memakai beberapa kata sah (bukan keseharian).
Menarik:Menarik bermakna bisa memunculkan perhatian, tdk menjemukan, serta bisa mengesankan pada impian pembaca. Dalam surat-menyurat sah bisa diperlukan:Kalimat banyak ragam, Paragraf Induktif, serta Style bahasa.
Demikian rincian mengenai tata teknik tulisan surat sah saya moch danamon mudah-mudahan berfaedah

Categories: Uncategorized